UmrohAsyik.com

Apa Bedanya Umroh Sunnah dengan Umroh Wajib?

Bagi umat islam tentu umroh bukanlah hal yang asing lagi karena hampir setiap orang ingin menunaikannya. Sebagai umat islam jika bisa maka dianjurkan untuk melaksanakan umroh.
 
Beberapa orang masih sedikit bingung mengenai hukum pelaksanaan umroh. Apakah umroh sunnah atau wajib untuk dilaksanakan? Artikel kali ini akan sedikit mengulas mengenai hukum pelaksanaan umroh.
 
Sebagai umat islam tentu anda harus tahu hukum pelaksanaan umroh. Sebelum anda menjalankan ibadah urmoh atau haji, maka akan lebih baik jika anda mengetahui mengenai hukum bacaan dari kedua ibadah tersebut.
 
 

Umroh Sunnah atau Wajib?

 
Selain umroh ada juga pelaksanaan haji. Beberapa orang mengetahui bahwa umroh sunnah sedangkan haji wajib. Pernyataan ini memang sering diucapkan oleh beberapa umat Islam.
 
Jika anda belum mengetahui akan kegiatan kedua ibadah ini maka anda perlu memahaminya sehingga tahu akan hukum pelaksanaanya. Haji memang diwajibkan untuk dilaksanakan oleh umat islam yang memang mampu. Namun tetap sunnah kepada orang yang belum mampu. Kedua kegiatan ini memang rutin untuk dijalankan oleh semua umat islam di seluruh dunia.
 
Umroh merupakan kegiatan yang bisa bersifat sunnah dan ada yang bersifat wajib. Memang ada beberapa pihak yang menyatakan bahwa umroh adalah kegiatan sunnah yang bisa dilaksanakan oleh para umat islam.
 
Namun ada penjelasannya mengenai umroh yang sunnah dan yang wajib. Umroh yang sunnah adalah dilakukan untuk mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT. Bahkan pelaksanaan umroh ini juga dijelaskan di dalam Al - Qur'an yang mana dijelaskan bahwa umroh ini merupakan ibadah maliah yang mana didalamnya menuntut sebuah pengorbanan harta benda.
 
Walaupun ada pandangan berbeda antara hukum pelaksanaan umroh, namun pada ulama sepakat bahwa umroh merupakan kegiatan sunnah yang dilakukan satu kali dalam seumur hidup.
 
Berapa kali harus menjalankan ibadah umroh? Melaksanakan umroh bisa dilakukan lebih dari sekali. Bahkan Rasulullah SAW sendiri melakukan umroh lebih dari satu kali. Sehingga tidak salah untuk menjalankan ibadah umroh sebanyak - banyaknya.
 
Pada intinya untuk bisa mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT umat Islam bisa menjalankan berbagai ibadah sunnah yang ditetapkan oleh Allah SWT. Namun disisi lain juga ada beberapa orang yang berpendapat bahwa kenapa harus menunaikan umroh sedangkan haji saja belum ditunaikan. Mungkin anda pernah mendengar seseorang mengucapkan hal tersebut. Tentu saja hal ucapan tersebut tidaklah benar sepenuhnya.
 
Rasulullah SAW melaksanakan ibadah umroh sebanyak 3 kali sebelum dirinya melaksanakan ibadah haji. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa menjalankan ibadah umroh terlebih dahulu sebelum menunaikan ibadah haji juga ada banyak manfaatnya.
 
Dengan mengikuti umroh maka akan lebih mudah memahami medan dan tempat yang nantinya akan digunakan untuk beribadah haji. Selain itu manfaat lainnya adalah bisa bergaul dengan mudah.
 
Menjalankan ibadah umroh terlebih dahulu akan membuat anda lebih mudah untuk bergaul dengan masyarakat yang ada disana. Pernah menjalankan umroh sebelum haji akan mempermudah para jamaah untuk mengetahui tata cara ibadah sehingga ibadah hajinya bisa mabrur.
 
Pada dasarnya menjalankan umroh sebelum haji juga bisa digunakan untuk mendapatkan berbagai pengalaman untuk menjalankan haji. Jika selama menjalankan ibadah umroh ada sebuah kesalahan maka bisa diperbaiki sehingga pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan lebih sempurna.
 
Menjalankan ibadah umroh juga bertujuan untuk mendapatkan kemudahan untuk bisa kembali lagi ke Baitullah untuk melaksanakan ibadah haji. Itulah manfaat yang bisa didapatkan ketika menjalankan umroh sebelum haji.
 
Sehingga tidaklah benar jika untuk datang ke Baitullah harus haji terlebih dahulu. Menjalankan umroh juga bisa dijadikan sebagai bekal untuk menjalankan ibadah haji nantinya.
 

Inilah Perbedaan Antara Umroh Sunnah dan Wajib

Beberapa umat Islam memang masih sedikit bingung mengenai hukum pelaksanaan umroh. Disisi lain sudah disebutkan oleh para ulama jika kegiatan umroh merupakan kegiatan sunnah yang bisa dijalankan oleh umat Islam untuk mendapatkan kemuliaan.
 
Walaupun begitu ada juga yang menyebutkan bahwa umroh bisa berhukum wajib maupun sunnah. Umrah sunnah sendiri adalah umrah yang dilakukan untuk berziarah ke Baitullah mengikuti tata cara yang sudah ditentukan atau manasik. Biasanya umrah sunnah ini dilakukan di luar musim haji dan tidak ada hubungannya dengan ibadah haji. Karena itulah umroh dikatakan sebagai ibadah yang sunnah.
 
Berbeda dengan umrah wajib. Umrah yang dijwajibkan adalah umrah yang dilaksanakan di dalam musim haji dan merupakan satu kesatuan dengan ibadah haji. Ketika menjalankan umroh pada masa itu maka umroh berhukum wajib. Umroh wajib ini ada tamattu, ifrad, dan qiran. Tamattu sendiri adalah umroh yang dilakukan sebelum melangsungkan ibadah haji. Ifrad sendiri adalah umroh yang dilaksanakan ketika sudah haji. Sedangkan untuk qiran sendiri adalah umroh yang dilaksanakan bersama dengan pelaksanaan haji.
 
Walaupun pada dasarnya umroh dikatakan wajib atau sunnah, namun tetap saja pelaksanaan umroh ini juga tidak boleh sembarangan. Pelaksanaan umroh ini sudah ada tata caranya. Pelaksanaan umroh juga sama saja, diawali dengan adanya niat di miqat, melakukan thawaf sebanyak 7 kali putaran dan sebanyak 3 putaran berlari - lari kecil mulai dari safa dan marwah, dan melakukan tahalul. Setiap orang menjalankan umroh maka akan melakukan beberapa kegiatan tersebut. Sehingga memang sudah ada tata caranya dalam pelaksanaannya.
 
Umroh sunnah dan umroh yang wajib memang ada bedanya. Bedanya adalah untuk umroh wajib sendiri harus dilanjutkan dengan melaksanaan ibadah haji yang jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah, yang nantinya akan diakhiri dengan tahalul. Sedangkan untuk umroh yang sunnah maka dilaksanaan boleh dan tidak dilaksanakan juga boleh. Berbeda dengan umroh wajib yang memang wajib untuk dilaksanakan. Umroh yang wajib harus dilakukan agar ibadah hajinya bisa sempurna dan sah. Sehingga para umat Islam harus tahu mengenai aturan umroh yang sunnah dan wajib.
 
Kesimpulannya adalah umroh sunnah dan wajib berbeda. Umroh yang disunahkan adalah umroh yang dilaksanakan diluar musim haji yang mana boleh dilakukan dan boleh untuk tidak dilakukan. Sedangkan untuk umroh wajib adalah umroh yang dilakukan di dalam musim haji dan ada hubungannya dengan pelaksanaan haji sehingga harus atau wajib ditunaikan agar ibadah haji bisa mabrur. Walaupun belum pernah menunaikan ibadah wajib yakni haji namun menunaikan umroh menjadi hal yang dianjurkan. Hal ini mempunyai banyak manfaat yang bisa digunakan untuk mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji.
 
Itulah penjelasan mengenai hukum pelaksanaan umroh. Walaupun ada yang mengatakan bahwa umroh sunnah dan ada yang mengatakan umroh wajib. Namun pada dasarnya tergantung akan waktu pelaksanaannya saja. Umroh bisa digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tidak salah menunaikan umroh atau tidak. Kini jika anda sudah menunaikan umroh sebanyak 2 kali atau lebih maka anda bisa meniatkan untuk menunaikan ibadah haji.

Tata Cara Umroh Sesuai Sunnah

Berikut adalah video penjelasan umroh yang dijalankan sesuai dengan sunnah, insya Allah bermanfaat untuk kita amalkan, silahkan disimak.

Back To Top